Serunya Rafting !

Lama nggak update blog, akhirnya ada juga cerita yang bisa dibagi di sini.  Sekitar 2 minggu lalu akhirnya keturutan juga keinginan untuk merasakan serunya rafting bersama teman-2 kantor. Pertama kali waktu teman mengajak untuk ikutan rafting, tanpa ragu-2 langsung saya jawab “Ikut !!!, nggak peduli kalau tidak punya pengalaman rafting sebelumnya ataupun kemampuan renang yang nggak canggih-2 amat (FYI :  bisa renang sih walaupun kalau mau berenang pasti ribut harus pakai kacamata renang),  pokoknya kemarin semangat sekali dengan ajakan ikut rafting.

OK, setelah rencana disusun oleh sang panitia acara, hari Jumat sore saya bersama sekitar 17 teman kantor berangkat menuju ke kota Batu – Malang. Untunglah karena kita berangkat masih belum terlalu sore, perjalanan Surabaya – Batu , Malang ditempuh lumayan lancar tanpa merasakan macetnya daerah Porong yang sudah biasa terjadi apalagi waktu akhir pekan.

Setelah menginap semalam di salah satu villa di Batu bahkan sempat berkunjung ke BNS (Batu Night Spectacular), pagi hari kita berangkat menuju ke daerah Kasembon. Sejauh yang saya bisa ingat (maklum lebih banyak tertidurnya selama perjalanan dari villa menuju ke tempat rafting😳 ) dari Batu kita terus menuju ke arah Pujon sampai akhirnya tiba di Kasembon.

Oh ya, untuk biaya rafting Kasembon ini adalah Rp. 150.000,-/orang untuk weekend dan fasilitas yang didapat adalah 7,5 KM rafting trip, Welcome drink, shuttle truck, Guide, Rescue, Snack & Drink, Lunch, Insurance. Saat tiba di base camp rafting Kasembon yang terletak di desa Bayem kecamatan Kasembon, kita langsung disuguhi welcome drink berupa teh botol😀. Base camp rafting ini terletak di tengah-2 sawah yang ditanami padi dan jagung. Untuk rafting kita wajib memakai helm dan jaket pelampung yang sudah disediakan oleh pihak pengelola rafting Kasembon. Satu lagi yang menurut saya juga harus kita pakai bila tidak ingin kulit terbakar matahari selama menempuh perjalanan rafting yang lumayan lama yaitu lotion sunblock.

Sebelum berangkat memulai rafting kita diberi penjelasan singkat tentang pengetahuan dasar rafting, seperti cara memegang dayung yang benar, istilah dayung maju, dayung mundur dan yang paling penting istilah “boom” yaitu yang harus kita lalukan saat melewati jeram yang deras. Setelah penjelasan singkat dari para guide yang nanti akan menemani rafting, akhirnya kita berangkat ke lokasi rafting dengan berjalan kaki. Dari basecamp ke menuju ke sungai yang menjadi start awal rafting tidak terlalu jauh, hanya beberapa meter saja dan melewati area persawahan. Karena kemarin yang ikut 15 orang, raftingnya dibagi menjadi 3 perahu. 1 perahu diisi 5 peserta rafting dan 1 guide.

Untuk start awal dari rafting Kasembon ini dimulai dari saluran irigasi persawahan yang menuju ke sungai. Ada sekitar 5 jeram di rafting Kasembon dengan kisaran tinggi 1 – 3 meter dan kebanyakan adalah jeram buatan dari saluran irigasi persawahan. Meskipun begitu seru juga saat merasakan perahu kita  terjun dan terhempas saat melewati jeram yang tinggi.

Sungai yang dipakai untuk rafting ini tidak terlalu deras arusnya walaupun sempat juga beberapa kali perahu kita tersangkut di bebatuan sungai saat melewati beberapa jeram-2 kecil di sungai yang semakin menambah serunya pengalaman rafting di sini. Sepanjang perjalanan kita akan melalui daerah persawahan dan perkebunan penduduk, tebing-2 yang tinggi dan pemukiman penduduk desa. Jadi jangan heran bila ada beberapa warga desa yang sedang sibuk beraktivitas di tepi sungai saat kita rafting😀. Tak terasa perjalanan sepanjang 7.5KM kita tempuh selama +/- 2 jam dan saat akhirnya kita sampai di finish, walaupun badan rasanya capek banget tapi setidaknya selama 2 jam kita bisa  bersenang-2 dengan kegiatan yang sedikit memacu adrenalin dan menantang alam dengan teman-2 sekantor  dan yang lebih penting lagi bisa refreshing dari pekerjaan kantor yang terkadang bikin stress😀.

Perjalanan rafting berakhir saat kita kembali ke base camp dengan naik truk bak terbuka dan melewati area persawahan yang menghijau dan sejuk dipandang mata. Buat saya kegiatan rafting ini mungkin bisa dijadikan alternatif kegiatan outbound karena selain bisa mengenal alam sekitar, olah raga air ini juga bisa menjadi ajang kekompakan antar teman sekaligus refreshing buat kita yang sehari-2 berkutat dengan rutinitas di kantor.

Beberapa foto di atas diambil oleh fotographer Kasembon dan dijual dengan harga Rp. 15.000,-/file (yup,  file karena kita dapatnya berubah CD atau di flash disk kalau kita membawa flash disk).

4 thoughts on “Serunya Rafting !

  1. Hallo dik, salam kenal ya..senang baca blog-mu ini karena ada lokasi yg sangat kukenal yaitu desa Bayem..aku dulu pernah tinggal disitu, persis sebelahnya base-camp rafting itu, sementara aku belum sempat ikutan ber-rafting-ria. Di Bayem itu tinggal mertuaku, karena itu aku sempat beberapa waktu ”nebeng” tinggal disitu..
    Sekarang aku sudah tinggal jauh di negeri seberang..karenanya (bener ga sih kata sambungnya..?) jadi seneng dan kangen banget setelah baca tulisanmu ini…
    Btw, sekarang adik masih single atau sudah menikah? atau bahkan malah sudah pindah ke luar negeri juga? Sorry udah kebanyakan nanya nih…salam…:) buderevna

    • Hello Mbak, salam kenal juga, Terima kasih udah mampir di blog-ku. Aku masih single dan masih di tanah air tercinta🙂 Seneng banget kalau tulisan ala kadarnya blogku bisa membuat Mbak bernostalgia. Itu memang pengalaman aku waktu ikutan rafting sama teman-2 kantor. Lumayan seru karena baru pertama kali rafting. Selain raftingnya aku paling seneng waktu kita naik truk terbuka setelah selesai rafting, kita bisa menikmati pemandangan persawahan sekitar situ.. padi yang menghijau, tanaman lombok, tomat, benar-2 pemandangan yang menyegarkan mata. Btw Mbak sekarang tinggal di negara mana ya ?

  2. Salam Kenal Mbak…
    Aq suka banget baca blognya mbak..terutama cerita tentang italy. Salah satu destination yang aq impikan..mudah2an someday aq bisa berkunjung ke sana..Sekarang aq masih ngumpulin uang (he..he..he..) soalnya kalau ke eropa khan perlu budget yang lumayan banyak..
    Aq mau nanya mbak, mana lebih hemat kita pergi sendiri atau ikut paket tour ?

    • Hello salam kenal juga and terima kasih udah mampir. Menurut aku pergi sendiri mungkin lebih hemat tapi memang butuh persiapan yang matang. Seperti misalnya rajin-2 lihat promo tiket murah dari airline trus mungkin bisa juga mencoba bepergian ala backpacker. Kalau aku terus terang lebih suka pergi sendiri jadi bisa menentukan destination kita sendiri dan pengalaman perjalanan jadi lebih seru. Tapi mungkin kalau kamu orangnya nggak suka ribet ikut tour lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s