Martabak Bihun

Martabak Bihun atau biasa disebut martabak mie biasanya lebih sering kita jumpai dijual di kampung-2. Penjualnya biasanya ibu-2 dengan meja kecil, adonan martabak, bihun goreng and tentu saja kompor plus wajan untuk menggoreng karena memang martabak ini enak banget dimakan selagi hangat dengan sambal petis hmm.. yummy😀.  Saya lebih senang menyebut martabak mie ini sebagai martabak nostalgia karena dulu banget jaman waktu masih kecil, saya sering antri di depan ibu penjualnya menunggu giliran martabak saya matang😀😀

Akhir-2 ini karena memang jarang saya temui penjual martabak mie, saat kangen banget ingin makan martabak mie biasanya saya bikin sendiri. Bikinnya mudah, cuma memang butuh ketelatenan untuk membuat martabaknya. Untuk resep biasanya saya hanya perkiraan saja.

OK, berikut ini resepnya.

Bahan-2 untuk adonan kulit martabak :

– Tepung terigu ± 400gr (versi saya 300gr saya pakai tepung terigu protein tinggi cakra kembar, 100gr saya pakai tepung terigu segitiga biru protein sedang).

– Air dingin secukupnya.

– Bawang putih ± 4 – 5 siung

– Garam secukupnya.

Bahan-2 untuk isi martabak :

– Bihun jagung ± 250gr

– Wortel (potong kecil-2)

– Kubis (potong-2 tipis)

– Bawang merah ± 7  siung (4 siung bikin bawang goreng)

– Bawang putih ± 4 siung

– Bawang prei (potong-2)

– Merica dan garam secukupnya.

– Air untuk memasak bihun.

– Minyak sayur untuk menumis bumbu.

Bahan bumbu petis

– Petis ± 100 grm

– Cabai merah kecil

– Bawang putih

– Asam Jawa

– Gula Jawa

– Air secukupnya

 

Cara membuat kulit martabak :

– Haluskan bawang putih dan garam. Campurkan bawang yang sudah dihaluskan ke dalam tepung terigu dan masukkan air dingin sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis.  Tips untuk membuat adonan kalis versi saya, biasanya saya masukkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni dan dibanting-2 (butuh banyak tenaga ya :D)

– Bila sudah kalis alias tidak lengket di tangan, bagi adonan menjadi bulatan kecil-2 ± 30gr. Rendam adonan yang sudah menjadi bulatan kecil-2 tadi dalam minyak sayur (minyak goreng) ± 1 jam. Gunanya agar nanti adonan mudah dibentuk menjadi kulit martabak.

Sementara menunggu, biasanya saya bikin isi martabaknya yaitu Bihun Goreng.

Cara membuat bihun goreng :

– Panaskan air dan beri garam secukupnya. Masukkan Bihun. Bila kira-2 sudah dirasa matang, ambil bihun dan tiriskan.

– Haluskan bawang merah, bawang putih, garam dan merica.

– Tumis bumbu dan potongan bawang prei sampai harum. Masukkan potongan wortel dan kubis. Setelah itu masukkan bihun yang sudah ditiriskan.

– Masak sampai bihun matang. Taburi dengan bawang goreng.

Cara  membuat martabak :

– Ambil adonan martabak yang sudah dibentuk bulat kecil-2. Pipihkan. Versi saya, biasanya adonan saya taruh di bagian belakang piring yang rata dan dipipihkan dengan menggunakan plastik. (Seperti cara ibu-2 yang jual martabak)

– Isi dengan bihun goreng dan bentuk sesuai selera (segitiga atau model pastel), yang penting bihun tidak keluar sewaktu digoreng.

– Goreng martabak yang sudah diisi bihun. Tips : gorengnya pakai api kecil saja biar matangnya rata.

Cara membuat bumbu petis :

– Haluskan cabai merah, bawang putih, asam jawa dan gula jawa. Campur dengan petis.

– Masukkan air sesuai selera (kalau ingin bumbu petisnya kental airnya sedikit saja).

– Masak sampai matang.

Martabak isi bihun siap disajikan lengkap dengan bumbu petis dan cabai hijau.

19 thoughts on “Martabak Bihun

  1. Wah, baca artikel jadi mendadak laper. Kapan martabaknya di kirim ke Blok L33 lantai 2? Atau kalau mbak ingin buka usaha martabak di sekitar kebun bibit saya siap jadi langganan tetap!😉

    • Hello thanks udah mau mampir, sorry baru sempat buka blog sekarang. Utk gajih dibuat dari gajih/lemak daging sapi. Biasanya dipakai sebagai minyak untuk menggoreng martabak jadi biar bau/rasa-nya tambak enak. Cara buatnya, ambil gajih/lemak putih dari daging sapi, panaskan diatas wajan. Gajih akan berubah menjadi minyak, sambil hati-2 ambil minyaknya. Harus telaten memang, nah minyak itu nanti kita pakai untuk menggoreng martabak. Semoga membantu.

  2. Ini makanan masa kecil jaman SD dulu di Surabaya. Sekarang udah susah nyari yang jual. apalagi dah pindah Jakarta. Nyoba bikin gagal terus…mbak kan udah berhasil bikinnya, niat mo menjual ngga mbak, dengan pengiriman 1 hari sampai? Kalo berminat untuk menjual, tlg kontek email saya ya, thanks.

    • Mbak Sashi, sebenarnya bikinnya gampang koq, cuma mungkin harus telaten saja. Saya juga di Jakarta dan sekarang nggak mungkin untuk membuat martabak karena saya masih tinggal di kost🙂 Thanks udah mampir di blog saya.

    • Hello sorry jawabnya lama, baru sempat buka wordpress. Utk bawang putihnya perkiraan aja, kalo petisnya sedikit kira-2 2 – 3 siung saja, asem sama gula jawa-nya juga perkiraan aja tergantung dari banyak dikitnya petisnya. Hope that helps.

  3. Mksih mb. Atas infonya. Kebetulan aku lg nyri resep ini, cz aku kangen ma makanan ini n skrg dh g di sby lg. Nti lomba msak di SMP mw bwt mrtbk ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s