Posted in Life and Stuffs

Welcoming 2017

2017January datang lagi dan artinya tahun yang baru menyambut kita. Seperti sebelum-sebelumnya, tiap awal tahun saya selalu update blog haha..

Tahun ini seperti yang saya tulis di postingan sebelum, saya akan lebih aktif di blog (janji dengan sepenuh hati), karena seperti tahun dan bulan yang selalu berganti, selalu ada cerita atau pengalaman kita ada sesuatu yang bisa dibagi.

Tahun 2017 ini seperti banyak orang kita selalu berharap yang lebih baik lagi, apapun yang kita kerjakan, saya percaya bila dilakukan dengan baik, Insya Allah hasilnya juga akan lebih baik lagi.

Saat ini saya sedang bersemangat menulis, mungkin karena lifestyle saya juga berubah lebih baik dari tahun lalu, sehingga punya lebih banyak waktu untuk menulis.

So, I wish you all a very happy new 2017, hopefully we get all the good things that we want for this year in love, in health and in life and this year will be a good year to remember. HAPPY NEW YEAR 2017 !!

Posted in Life and Stuffs

Change for the better

Tahun 2016 tinggal beberapa hari lagi akan berakhir, saya sempatkan update blog saya yang isinya hanya di awal dan akhir tahun saja hahaha.

Di sepanjang tahun 2016 ini sebenarnya banyak kisah yang saya alami, tapi tidak mungkin juga rasanya saya share di blog, saya menghindari blog saya berubah jadi diary tentu saja.

Tapi yang jelas, di tahun depan yang kurang beberapa hari lagi, blog ini akan berubah. Mulai dari penampilan dan mungkin juga content-nya. Untuk beberapa postingan akan tetap saya keep (postingan saya juga cuma itu-2 saja) dan berharapnya bisa active sharing lebih banyak lagi.

Mungkin saatnya sekarang berubah dan jangan pernah takut untuk berubah. Seperti hidup saya yang saya rasakan juga berubah haha.. Apapun perubahan itu, syukurilah dan optimis semuanya untuk lebih baik.

So, let’s change for the better.

p1040113

Posted in Life and Stuffs

Welcoming 2016

new year 2016

Tahun 2015 baru saja berlalu dan mengawali blog saya yang setahun tidak pernah update kecuali saat pergantian tahun, saya membuka tahun ini dengan update blog.

Tahun 2015 yang baru saja berlalu merupakan salah satu tahun agak berat dalam hidup saya, dia penghujung tahun kemarin sekali lagi saya kehilangan orang yang saya cintai, kakak perempuan saya. Sedihnya kakak baru saja menikah sekitar 6 bulan yang lalu, tapi rupanya Allah swt mungkin lebih mencintai beliau. Walaupun sangat susah menerima semuanya, tapi saya dan keluarga belajar ikhlas, karena hidup-mati adalah hak Sang Pencipta hidup.

Tahun 2015 lalu juga merupakan tahun perjuangan buat saya untuk menata ulang hidup, membuat rencana baru dan berusaha mewujudkannya kembali. Jatuh-bangun, tertawa-menangis, sedih-bahagia, membuat tahun kemarin tidak mudah saya lupakan. Saya bersyukur masih ada keluarga dan teman-2 yang sangat support apapun keadaan saya.

Di awal tahun ini setelah segala yang terjadi di tahun lalu, saya mungkin tidak punya harapan atau keinginan yang muluk-2. Mungkin hanya bisa berharap tahun ini semoga lebih baik dari tahun lalu. Dan sangat berharap punya waktu dan kemampuan untuk mewujudkan ‘pesan’ kakak saya agar saya punya karya dalam hidup. Beliau sangat mendukung saya untuk menulis dan sering comment kenapa blog saya tidak pernah diupdate. Insya Allah, tahun ini tidak hanya sering nulis di blog tapi membuat tulisan menjadi karya yang berguna.

Happy New Year 2016 for all of us, hope this year will bless us with love, good health, successful, happiness and everything should be better than last year 🙂 🙂

Posted in Life and Stuffs

Welcoming 2015

Love-2015

Hari ini, mumpung masih di hari awal tahun 2015 saya sempatkan untuk update blog. Saatnya menandai tahun yang sudah berganti ke angka 2015.

Tahun 2014 yang baru saja lewat membawa banyak kisah untuk hidup saya. Di bulan April 2014 saya kehilangan ibunda tercinta. Sedih rasanya bila mengingat ibu, walaupun masih ada bapak, tapi kehilangan ibu membuat keluarga kami terasa berbeda. Tapi bagaimana pun kita harus mengikhlaskan karena ibu sudah kembali kepada penciptanya, Allah Swt dan sekarang hanya doa yang selalu kami panjatkan untuk ibu.

Di tahun lalu juga saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan saya dan pindah sementara ke UK. Bagaimanapun saya merasa mungkin sudah saatnya untuk move on, mencoba sesuatu yang baru dalam hidup. Tinggal di London selama beberapa bulan merupakan pengalaman tersendiri buat saya. Banyak kisah yang mungkin bisa saya tulis di blog ataupun yang mungkin saya simpan sendiri. Walaupun kemarin-2 mungkin hanya beberapa tulisan yang sempat saya share di blog tentang pengalaman hidup di London, tapi mungkin di tahun ini semoga saja saya bisa menulis lebih banyak lagi tentang tinggal di UK.

Untuk tahun ini kalau saya bisa memilih tema dalam hidup, saya akan memilih tema cinta. Entahlah, mungkin karena tahun lalu saya kehilangan cinta dari ibu atau mungkin juga karena cinta salah satunya yang bisa membuat kehidupan dunia ini lebih indah dan damai, saya berharap tahun 2015 akan banyak cinta untuk kita semua. Cinta kepada keluarga, cinta kepada pasangan ataupun cinta kepada sesama umat manusia. Love 🙂

Buat saya pribadi, saya berharap setelah kesedihan tahun lalu, semoga tahun ini diberi kebahagiaan. Saya percaya seperti yang Tuhan janjikan, setelah kesedihan pasti ada kebahagiaan. Selain itu saya berharap tahun ini bisa mewujudkan impian yang masih belum kesampaian dan juga rencana pribadi, mungkin karena memang butuh kerja keras dan perjuangan dan Insya Allah saya berharap bisa mewujudkannya di tahun ini.

So, HAPPY NEW YEAR 2015 ! I wish this year our life will be full with love, happiness, health, prosperity and successful !

Happy happy new year 2015 to all of us !

Posted in Life and Stuffs

Welcoming 2014

2014

Wow finally we are in 2014 now ! OK, mumpung masih di bulan January, saya sempatin update blog untuk mengawali tahun ini.

Walaupun tulisan blog saya tahun lalu cuma beberapa biji, namun saya sedikit suprise (dan terharu !) karena ada juga beberapa follower blog saya. Untuk yang sudah mau subscribe blog saya, saya ucapkan terima kasih dan maaf masih belum banyak yang bisa saya tulis atau share di blog. Seperti dari awal motto saya membuat blog, saya tidak ingin blog saya menjadi seperti diary atau tempat curhat, tapi lebih menjadi tempat berbagi info.

Sejak saya menulis tentang pengalaman mengurus aplikasi UK visa, banyak sekali yang mampir dan tanya2 di blog saya. Walaupun kadang jengkel juga, karena ada pertanyaan yang sudah pernah saya jawab tapi masih ditanyakan lagi dan lagi. But it is OK, selama saya masih bisa menjawab saya sempatkan untuk menjawab. Dan senangnya juga saya mendapatkan beberapa teman2 baru karena tulisan saya tersebut 🙂

Sebenarnya banyak yang ingin saya share lagi di blog, cuma masih tetap karena alasan yang sama (sok sibuk atau terlalu malas untuk menulis ?) tulisan yang di blog masih jarang2. Saya berharap di tahun 2014, saya bisa berbagi lebih banyak cerita dan pengalaman dan lebih giat menulis lagi di blog ini.

Untuk tahun  ini saya yakin seperti kebanyakan orang berharap tahun ini membawa lebih banyak kebahagiaan. Saya sendiri berharap di tahun 2014 ini semuanya bisa lebih baik dari tahun lalu dan bisa mewujudkan beberapa rencana pribadi saya 🙂

Happy New Year 2014 everyone, wishing we are all to have a year full with happiness, love, prosperity, health and peace !!

Posted in Life and Stuffs

Pengalaman mengurus UK Visa (part 2)

OK, saya lanjut tulisan saya sebelumnya tentang pengalaman mengajukan aplikasi UK Visa.

Setelah semua document2 lengkap, selanjutnya saya bisa datang ke VFS untuk mengajukan aplikasi visa sesuai dengan jadwal appointment yang sudah saya dapatkan. VFS UK terletak di Plaza Asia lantai 22 di Jalan Sudirman, persis di depan Gelora Bung Karno dan FX Plaza.

Setelah datang ke VFS dan memberikan form appointment ke petugas security kurang lebih 15 menit kemudian saya dipanggil oleh officer VFS yang mengurus penyerahan alplikasi dan membayar biaya visa sebesar Rp. 1.210.000, -. Besarnya biaya visa tergantung type visa yang kita apply. Selanjutnya saya masih harus menunggu untuk foto dan scan sidik jari. Info dari petugas pemrosesan aplikasi kurang lebih 1 bulan hingga ada keputusan visa kita ditolak atau dikabulkan. Untuk mengetahui status aplikasi visa, kita bisa mengeceknya melalui website VFS atau juga layanan SMS. Petugas akan memberikan resi pembayaran visa dan nanti resi ini akan kita serahkan lagi untuk pengambilan hasil visa kita.

Terus terang karena sudah pernah 2 kali ditolak, masa2 penantian kemarin saya justru lebih santai alias lebih banyak pasrah, maksud saya kalau memang ditolak ya sudah lah, mungkin bukan jodohnya untuk berkunjung ke Inggris.

Kurang lebih 2 minggu kemudian saya menerima telepon dari petugas yang mewakili UK Embassy di Jakarta untuk interview by phone mengenai aplikasi saya. Sempat kaget karena saya tidak menyangka akan ditelpon oleh embassy karena sebelum2nya memang tidak pernah. Setahu saya tidak semua applicant untuk visit visa mendapat interview dari embassy, untuk case saya yang sudah pernah ditolak mungkin pihak embassy merasa perlu untuk melakukan interview.

Awalnya petugas menanyakan kepada saya apakah ingin interview dalam bahasa Inggris atau Indonesia dan apabila saya memilih bahasa Indonesia maka dia akan bertindak sebagai interpreter dan tidak mempunyai wewenang dalam pengambilan keputusan untuk visa saya, karena sebenarnya ada officer UK Embassy yang akan melakukan interview. Karena saya lebih memilih aman-nya daripada memberikan jawaban yang salah dalam bahasa Inggris apalagi ditambah masih shock dan tidak siap akan diinterview saya memilih mengunakan Bahasa Indonesia dengan bantuan petugas interpreter tersebut.

Kurang lebih ada sekitar 10 pertanyaan yang saya harus jawab dan kebanyakan mengenai relationship saya dengan sponsor, alasan apa yang membuat dia mau mensponsori saya. Tips dari saya lebih baik kita jujur bila kekasih kita yang mensponsori untuk berkunjung dan bilang saja ada hubungan asmara (romance relationship) karena bila jawaban kita kurang memuaskan maka officer tersebut akan terus mengejar jawaban kita sampai mendapatkan jawaban yang dirasa cukup memuaskan.

Selain itu petugas juga menanyakan tujuan saya datang ke Inggris dan jujur saya jelaskan kalau saya akan liburan dan mengunjungi pacar yang bekerja dan tinggal di London. Saya juga menegaskan bahwa saya akan kembali setelah masa liburan saya selesai karena benar2 tidak ada keinginan saya untuk melanggar hukum imgirasi dan tinggal ilegal di Inggris.

Setelah interview by phone tersebut kurang lebih 3 hari kemudian saya memperoleh SMS dari VFS kalau aplikasi saya sudah selesai diproses dan bisa diambil. Untuk hasilnya apakah visa kita diterima atau dikabulkan, kita harus datang sendiri ke VFS untuk mengambil amplop berisi hasil aplikasi tersebut. Saya ingat betul saat itu saya menerima SMS sekitar jam 3 sore (VFS tutup jam 4) dan hari Jumat pula, sedangkan perjalanan dari kantor saya ke VFS di Jalan Sudirman plus macetnya bisa2 memakan waktu 2 jam sendiri, jadi mau tidak mau saya harus bersabar sampai hari Senin untuk mengetahui hasilnya. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah (lebay dikit) saat weekend saya sudah berharap untuk cepat2 hari Senin saja karena saking penasarannya hahaha.

Senin pagi akhirnya saya berangkat ke VFS. Setelah menunggu antrian pengambilan visa dan memberikan resi pembayaran kepada petugas, akhirnya petugas memberikan juga amplop yang didalamnya berisi passport saya. Saking penasaran plus deg2an sewaktu membuka amplop saya sampai gemetaran hahaha dan begitu melihat passport saya di dalamnya ada sticker UK Visa, so yaayyyy finally, UK Visa saya dikabulkan juga setelah berkali2 mengalami penolakan.

Saking senangnya saya langsung telpon ke pacar (padahal saat itu dini hari di London) dan memberitahu keluarga saya 🙂 Oh ya, UK Visa saya berlaku selama 6 bulan dan untuk multiple visit. Setelah ‘perjuangan’ mendapatkan visa selesai berikutnya saya tinggal bersiap2 untuk berangkat liburan ke Inggris, yayyy London, I am cominggg hahaha.

OK, untuk tulisan saya berikutnya, saya akan share tentang kisah liburan saya di London. Coming soon.

Posted in Life and Stuffs

Pengalaman mengurus UK visa (part 1)

Bulan February lalu saya baru saja berlibur ke ibu kota Inggris yaitu kota London. Selain berlibur sebenarnya tujuan utama saya adalah untuk mengunjungi sang kekasih hati yang tinggal dan bekerja di London *blushing*. Sebelum menulis tentang jalan2 saya di negeri Queen Elizabeth kemarin, saya ingin berbagi cerita terlebih dahulu tentang aplikasi Visa UK, karena memang nasib orang dengan passport ijo seperti saya bila ingin berkunjung ke negara2 Uni Eropa syarat wajib adalah mempunyai visa untuk berkunjung ke negara tersebut.

Mengajukan aplikasi UK Visa merupakan pengalaman tersendiri buat saya. Sebelumnya sudah 2 kali saya mengajukan UK General Visitor visa (visa berkunjung) dan keduanya sukses ditolak. Alasan penolakan ada saja lah dan baru yang ke 3 kalinya saya apply (tidak mengenal putus asa pokoknya haha) akhirnya dikabulkan juga. Berbeda dengan visa ke Italy yang sekali apply langsung dikabulkan, untuk mendapatkan UK visa ini memang perlu perjuangan. Memang ditiap penolakan visa, UKBA (United Kingdom Border Agency alias perwakilan UK yang mengurusi pervisaan) selalu menyertakan surat yang berisi alasan2 kenapa Visa UK kita ditolak, dan pengalaman dari situ untuk apply kali ini saya mencoba melengkapi semua document2 dan bukti2 yang diminta.

Informasi lengkap tentang pengajuan aplikasi UK Visa di Indonesia bisa dilihat di website VFS UK Indonesia http://www.vfs-uk-id.com/
Sekedar berbagi pengalaman karena kemarin saya mengajukan General Visitor visa (visa berkunjung yang valid sampai 6 bulan) dan disponsori oleh sang pacar yang tinggal di Inggris, document2 yang saya siapkan sebagai berikut :

1. Passport yang masih berlaku.
2. Form aplikasi visa yang sudah diisi secara online (wajib diisi secara online), di-print dan ditandatangani. Untuk form aplikasi visa-nya bisa dilihat di sini http://www.visa4uk.fco.gov.uk/ApplyNow.aspx
3. Pas photo 3.5 x 4.5cm. Untuk syarat tentang photo ini bisa dibaca di website VFS UK Indonesia.
4. Photocopy KSK dan akte kelahiran.
5. Surat referensi bank yang menyatakan kalau kita nasabah di bank tersebut dan juga print out rekening kita di bank selama 6 bulan terakhir
6. Reservasi ticket (jangan diissued dulu), bisa minta ke travel agent.
7. Surat referensi dari kantor dari tempat kita bekerja dan juga slip gaji 6 bulan terakhir.
8. Surat undangan dari sponsor (kekasih saya) yang menyatakan bahwa dia akan menanggung semua keperluan saya selama saya tinggal dan berlibur di London.
9. Surat referensi bank sponsor
10. Surat keterangan kerja sponsor dan juga slip gaji
11. Surat sewa flat/tempat tinggal sponsor, surat ini untuk membuktikan bahwa sponsor mempunyai tempat tinggal di Inggris. Kemarin kekasih saya bahkan melengkapi dengan surat pembayaran rekening telepon dan listrik.
12. Photocopy passport sponsor
13. Photo-2 kita berdua, sekedar untuk membuktikan bahwa kita sudah pernah bertemu.
14. Surat pernyataan (personal starement) dari saya yang menjelaskan tujuan saya untuk datang ke Inggris dan hubungan saya dengan sponsor.

Untuk syarat nomor 13 dan 14 sebanarnya hanya untuk pelengkap saja, karena saya ingin membuktikan bahwa saya benar-2 kenal dengan sponsor.

Setelah semua document2 lengkap, berikutnya adalah membuat appointment melalui website VFS UK untuk penyerahan aplikasi visa. Salah satu syarat wajib untuk mengurus UK visa adalah setiap pemohon harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan) ke VFS UK di Jakarta untuk menyerahkan aplikasi visa beserta pengambilan foto dan sidik jari. Jadi memang untuk mengurus visa UK ini mau tidak mau setiap pemohon harus datang ke Jakarta.

Sewaktu apply visit visa yang pertama dan kedua saya masih di Surabaya, jadi bisa dibayangkan ‘sakit hatinya’ sewaktu visa saya ditolak. Selain uang untuk pengurusan visa yang tidak dikembalikan bila visa kita ditolak, belum lagi biaya dan waktu yang terbuang untuk PP Jakarta – Surabaya. Jadi beruntunglah saya kali ini karena sudah tinggal di Jakarta.

Setelah membuat appointment online melalui website VFS UK, barulah saya bisa datang untuk penyerahan aplikasi visa sesuai dengan tanggal dan jam yang tercantum di printout appointment.
Saya ingat pengalaman sewaktu apply visa sebelumnya, kita bisa langsung datang ke FVS tanpa perlu membuat appointment, tapi rupanya sejak tahun lalu untuk penyerahan aplikasi visa, pemohon harus membuat apointment secara online melalui website VFS.

OK, pengalaman saya mengurus visa UK akan saya sambung di part 2, karena seperti halnya pengalaman saya yang panjang dan berliku demi mendapatkan visa ke Inggris, tulisan ini akan pecah menjadi 2 bagian karena terlalu panjang. Coming soon for the update.