Menikmati jalan-jalan di taman kota London

Salah satu hal yang sangat saya senangi saat tinggal di London yaitu jalan-jalan ke park atau taman-taman kota. Apalagi di saat summer seperti sekarang ini, saat pohon-pohon di taman masih lengkap dan berwarna hijau daunnya, bunga-bunga juga masih mekar, jalan-jalan di taman sangat menyegarkan mata dan pikiran. Asalkan cuaca sedang tidak hujan dan berangin, jalan-jalan di taman sangat menyenangkan buat saya.

Untungnya tempat tinggal saya di London dekat dengan taman, yaitu King George’s park di daerah Wandsworth, South West London. Taman yang cukup luas ini termasuk lengkap fasilitasnya yaitu taman bermain untuk anak-2, lapangan bola yang luas, lapangan tennis, danau buatan dan tempat terbuka lengkap dengan bangku-2 untuk piknik. Setahu saya semua fasilitas di taman ini gratis kecuali mungkin lapangan tennis-nya.

Bisa dikata untuk saat ini hampir tiap hari saya mengunjungi taman ini (maklum temporary penggangguran haha). Biasanya kalau cuaca sedang hangat dan matahari bersinar cerah, saya lebih suka duduk di bangku atau kadang di rumput sambil mengamati orang-2 yang ada di park sambil mencari inspirasi. Sangat menyenangkan melihat ibu-2 dengan kereta dorong baby-nya berjalan-2 dengan anak mereka, orang-2 bermain dengan anjing peliharaannya atau melihat anak-2 bermain di playground dan juga orang-2 yang sedang jogging di taman. King George’s park termasuk lumayan luas karena itu tidak heran sering saya melihat mulai dari anak-2 sampai orang dewasa mengadakan kegiatan di taman ini, entah itu sekedar bermain bola atau mungkin olah raga bersama.

Di saat winter apabila sedang tidak hujan dan berangin, taman ini tidak seramai saat summer. Tapi tetap saja kita bisa melihat beberapa orang sekedar berjalan-jalan di taman walaupun harus memakai jacket-2 yang tebal.

Dari pengalaman saya yang selama di sini hampir tiap hari menjadi visitor tetap King George’s park, orang-2 di sini termasuk ramah-2 lho. Kapan hari waktu saya sedang duduk-2, ada anak kecil yang tiba-2 mendekat bahkan kita sempat selfie berdua dan akhirnya saya sempat ngobrol sebentar dengan ibunya. Saya anggap setidaknya saya bersosialisasi dengan sesama penggunjung taman dan latihan untuk ngomong kemampuan bahasa inggris saya yang masih sangat limited :D Malah kapan hari waktu saya sedang jalan, ada seekor anjing lucu, entah kenapa selalu mengikuti saya saat jalan, sambil pingin mengajak bermain. Sang pemilik sampai bilang sorry karena anjingnya bolak balik berlari ke arah saya hahaha. Terus terang saya sebenarnya takut anjing, tapi untungnya anjing-anjing yang ada di taman kebanyakan ada pemiliknya dan sepertinya sudah jinak, jadi kalaupun ada anjing mendekat saya usahakan untuk tenang  bahkan menyapa apalagi kalau anjingnya lucu karena biasanya mereka hanya ingin mengajak bermain.

Selain King George’s park ada satu lagi taman yang juga tidak seberapa jauh dari tempat saya tinggal (sekitar 20 – 30 menit jalan kaki) yang juga senang saya kunjungi, namanya Wandsworth park. Taman ini tidak seberapa luas seperti King George’s park, tapi tetap saja sangat luas buat saya, karena ada lapangan bola dan fasilitas lain seperti lapangan tennis dan juga tempat bermain anak-2. Di Wandsworth Park bahkan kita bisa berjalan-2 di tepi sungai Thames karena taman ini terletak di jalur yang dilalui sungai Thames dan disebut dengan Thames Path. Jadi saat berjalan di Thames Path ini, di satu sisi kita bisa melihat pemandangan sungai Thames dengan kapal-2 yang lewat sedangkan di sisi lagi kita bisa menikmati jajaran pohon-2 di taman.

Berikut beberapa foto dari King George’s park di saat summer dan pohon-2nya masih hijau dan juga Wandsworth park dengan Thames Path-nya.  Hmm… kapan ya kota-2 besar di Indonesia bisa punya taman seperti ini.

Tennis field

Lapangan tennis

Tempat piknik di King George's park

Tempat piknik di King George’s park

DSC01499

Playground di King George’s park

Thames Path - Wandsworth Park

Thames Path – Wandsworth

Thames River saat sedang surut airnya

Thames River saat sedang surut airnya

Jajaran pohon di Wandsworth Park

Jajaran pohon di Wandsworth Park

Temporary pindah ke London

Lama tidak update blog dan mungkin sedikit update tentang hidup saya (bila mungkin ada yang tertarik haha), untuk saat ini saya temporary pindah ke London. Temporary berarti hanya sementara untuk saat ini dan menjajaki kemungkinan untuk permanent.

Alasan temporary pindah ke London sangat personal, walaupun tentu saja kepindahan sememtara  ini sudah saya pikirkan matang-2. Untuk saat ini sementara saya juga sedang menjadi pengganguran dengan sederet list yang harus dikerjakan dan salah satunya aktif di blog.

OK, karena sudah bertekat untuk update blog semoga selama saya di London saya bisa menulis pengalaman atau mungkin info yang bisa saya bagi di sini.

So, it is my small update for now and  thank you for those who are following my blog :)

Welcoming 2014

2014

Wow finally we are in 2014 now ! OK, mumpung masih di bulan January, saya sempatin update blog untuk mengawali tahun ini.

Walaupun tulisan blog saya tahun lalu cuma beberapa biji, namun saya sedikit suprise (dan terharu !) karena ada juga beberapa follower blog saya. Untuk yang sudah mau subscribe blog saya, saya ucapkan terima kasih dan maaf masih belum banyak yang bisa saya tulis atau share di blog. Seperti dari awal motto saya membuat blog, saya tidak ingin blog saya menjadi seperti diary atau tempat curhat, tapi lebih menjadi tempat berbagi info.

Sejak saya menulis tentang pengalaman mengurus aplikasi UK visa, banyak sekali yang mampir dan tanya2 di blog saya. Walaupun kadang jengkel juga, karena ada pertanyaan yang sudah pernah saya jawab tapi masih ditanyakan lagi dan lagi. But it is OK, selama saya masih bisa menjawab saya sempatkan untuk menjawab. Dan senangnya juga saya mendapatkan beberapa teman2 baru karena tulisan saya tersebut :)

Sebenarnya banyak yang ingin saya share lagi di blog, cuma masih tetap karena alasan yang sama (sok sibuk atau terlalu malas untuk menulis ?) tulisan yang di blog masih jarang2. Saya berharap di tahun 2014, saya bisa berbagi lebih banyak cerita dan pengalaman dan lebih giat menulis lagi di blog ini.

Untuk tahun  ini saya yakin seperti kebanyakan orang berharap tahun ini membawa lebih banyak kebahagiaan. Saya sendiri berharap di tahun 2014 ini semuanya bisa lebih baik dari tahun lalu dan bisa mewujudkan beberapa rencana pribadi saya :)

Happy New Year 2014 everyone, wishing we are all to have a year full with happiness, love, prosperity, health and peace !!

Pengalaman mengurus UK Visa (part 2)

OK, saya lanjut tulisan saya sebelumnya tentang pengalaman mengajukan aplikasi UK Visa.

Setelah semua document2 lengkap, selanjutnya saya bisa datang ke VFS untuk mengajukan aplikasi visa sesuai dengan jadwal appointment yang sudah saya dapatkan. VFS UK terletak di Plaza Asia lantai 22 di Jalan Sudirman, persis di depan Gelora Bung Karno dan FX Plaza.

Setelah datang ke VFS dan memberikan form appointment ke petugas security kurang lebih 15 menit kemudian saya dipanggil oleh officer VFS yang mengurus penyerahan alplikasi dan membayar biaya visa sebesar Rp. 1.210.000, -. Besarnya biaya visa tergantung type visa yang kita apply. Selanjutnya saya masih harus menunggu untuk foto dan scan sidik jari. Info dari petugas pemrosesan aplikasi kurang lebih 1 bulan hingga ada keputusan visa kita ditolak atau dikabulkan. Untuk mengetahui status aplikasi visa, kita bisa mengeceknya melalui website VFS atau juga layanan SMS. Petugas akan memberikan resi pembayaran visa dan nanti resi ini akan kita serahkan lagi untuk pengambilan hasil visa kita.

Terus terang karena sudah pernah 2 kali ditolak, masa2 penantian kemarin saya justru lebih santai alias lebih banyak pasrah, maksud saya kalau memang ditolak ya sudah lah, mungkin bukan jodohnya untuk berkunjung ke Inggris.

Kurang lebih 2 minggu kemudian saya menerima telepon dari petugas yang mewakili UK Embassy di Jakarta untuk interview by phone mengenai aplikasi saya. Sempat kaget karena saya tidak menyangka akan ditelpon oleh embassy karena sebelum2nya memang tidak pernah. Setahu saya tidak semua applicant untuk visit visa mendapat interview dari embassy, untuk case saya yang sudah pernah ditolak mungkin pihak embassy merasa perlu untuk melakukan interview.

Awalnya petugas menanyakan kepada saya apakah ingin interview dalam bahasa Inggris atau Indonesia dan apabila saya memilih bahasa Indonesia maka dia akan bertindak sebagai interpreter dan tidak mempunyai wewenang dalam pengambilan keputusan untuk visa saya, karena sebenarnya ada officer UK Embassy yang akan melakukan interview. Karena saya lebih memilih aman-nya daripada memberikan jawaban yang salah dalam bahasa Inggris apalagi ditambah masih shock dan tidak siap akan diinterview saya memilih mengunakan Bahasa Indonesia dengan bantuan petugas interpreter tersebut.

Kurang lebih ada sekitar 10 pertanyaan yang saya harus jawab dan kebanyakan mengenai relationship saya dengan sponsor, alasan apa yang membuat dia mau mensponsori saya. Tips dari saya lebih baik kita jujur bila kekasih kita yang mensponsori untuk berkunjung dan bilang saja ada hubungan asmara (romance relationship) karena bila jawaban kita kurang memuaskan maka officer tersebut akan terus mengejar jawaban kita sampai mendapatkan jawaban yang dirasa cukup memuaskan.

Selain itu petugas juga menanyakan tujuan saya datang ke Inggris dan jujur saya jelaskan kalau saya akan liburan dan mengunjungi pacar yang bekerja dan tinggal di London. Saya juga menegaskan bahwa saya akan kembali setelah masa liburan saya selesai karena benar2 tidak ada keinginan saya untuk melanggar hukum imgirasi dan tinggal ilegal di Inggris.

Setelah interview by phone tersebut kurang lebih 3 hari kemudian saya memperoleh SMS dari VFS kalau aplikasi saya sudah selesai diproses dan bisa diambil. Untuk hasilnya apakah visa kita diterima atau dikabulkan, kita harus datang sendiri ke VFS untuk mengambil amplop berisi hasil aplikasi tersebut. Saya ingat betul saat itu saya menerima SMS sekitar jam 3 sore (VFS tutup jam 4) dan hari Jumat pula, sedangkan perjalanan dari kantor saya ke VFS di Jalan Sudirman plus macetnya bisa2 memakan waktu 2 jam sendiri, jadi mau tidak mau saya harus bersabar sampai hari Senin untuk mengetahui hasilnya. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah (lebay dikit) saat weekend saya sudah berharap untuk cepat2 hari Senin saja karena saking penasarannya hahaha.

Senin pagi akhirnya saya berangkat ke VFS. Setelah menunggu antrian pengambilan visa dan memberikan resi pembayaran kepada petugas, akhirnya petugas memberikan juga amplop yang didalamnya berisi passport saya. Saking penasaran plus deg2an sewaktu membuka amplop saya sampai gemetaran hahaha dan begitu melihat passport saya di dalamnya ada sticker UK Visa, so yaayyyy finally, UK Visa saya dikabulkan juga setelah berkali2 mengalami penolakan.

Saking senangnya saya langsung telpon ke pacar (padahal saat itu dini hari di London) dan memberitahu keluarga saya :) Oh ya, UK Visa saya berlaku selama 6 bulan dan untuk multiple visit. Setelah ‘perjuangan’ mendapatkan visa selesai berikutnya saya tinggal bersiap2 untuk berangkat liburan ke Inggris, yayyy London, I am cominggg hahaha.

OK, untuk tulisan saya berikutnya, saya akan share tentang kisah liburan saya di London. Coming soon.

Pengalaman mengurus UK visa (part 1)

Bulan February lalu saya baru saja berlibur ke ibu kota Inggris yaitu kota London. Selain berlibur sebenarnya tujuan utama saya adalah untuk mengunjungi sang kekasih hati yang tinggal dan bekerja di London *blushing*. Sebelum menulis tentang jalan2 saya di negeri Queen Elizabeth kemarin, saya ingin berbagi cerita terlebih dahulu tentang aplikasi Visa UK, karena memang nasib orang dengan passport ijo seperti saya bila ingin berkunjung ke negara2 Uni Eropa syarat wajib adalah mempunyai visa untuk berkunjung ke negara tersebut.

Mengajukan aplikasi UK Visa merupakan pengalaman tersendiri buat saya. Sebelumnya sudah 2 kali saya mengajukan UK General Visitor visa (visa berkunjung) dan keduanya sukses ditolak. Alasan penolakan ada saja lah dan baru yang ke 3 kalinya saya apply (tidak mengenal putus asa pokoknya haha) akhirnya dikabulkan juga. Berbeda dengan visa ke Italy yang sekali apply langsung dikabulkan, untuk mendapatkan UK visa ini memang perlu perjuangan. Memang ditiap penolakan visa, UKBA (United Kingdom Border Agency alias perwakilan UK yang mengurusi pervisaan) selalu menyertakan surat yang berisi alasan2 kenapa Visa UK kita ditolak, dan pengalaman dari situ untuk apply kali ini saya mencoba melengkapi semua document2 dan bukti2 yang diminta.

Informasi lengkap tentang pengajuan aplikasi UK Visa di Indonesia bisa dilihat di website VFS UK Indonesia http://www.vfs-uk-id.com/
Sekedar berbagi pengalaman karena kemarin saya mengajukan General Visitor visa (visa berkunjung yang valid sampai 6 bulan) dan disponsori oleh sang pacar yang tinggal di Inggris, document2 yang saya siapkan sebagai berikut :

1. Passport yang masih berlaku.
2. Form aplikasi visa yang sudah diisi secara online (wajib diisi secara online), di-print dan ditandatangani. Untuk form aplikasi visa-nya bisa dilihat di sini http://www.visa4uk.fco.gov.uk/ApplyNow.aspx
3. Pas photo 3.5 x 4.5cm. Untuk syarat tentang photo ini bisa dibaca di website VFS UK Indonesia.
4. Photocopy KSK dan akte kelahiran.
5. Surat referensi bank yang menyatakan kalau kita nasabah di bank tersebut dan juga print out rekening kita di bank selama 6 bulan terakhir
6. Reservasi ticket (jangan diissued dulu), bisa minta ke travel agent.
7. Surat referensi dari kantor dari tempat kita bekerja dan juga slip gaji 6 bulan terakhir.
8. Surat undangan dari sponsor (kekasih saya) yang menyatakan bahwa dia akan menanggung semua keperluan saya selama saya tinggal dan berlibur di London.
9. Surat referensi bank sponsor
10. Surat keterangan kerja sponsor dan juga slip gaji
11. Surat sewa flat/tempat tinggal sponsor, surat ini untuk membuktikan bahwa sponsor mempunyai tempat tinggal di Inggris. Kemarin kekasih saya bahkan melengkapi dengan surat pembayaran rekening telepon dan listrik.
12. Photocopy passport sponsor
13. Photo-2 kita berdua, sekedar untuk membuktikan bahwa kita sudah pernah bertemu.
14. Surat pernyataan (personal starement) dari saya yang menjelaskan tujuan saya untuk datang ke Inggris dan hubungan saya dengan sponsor.

Untuk syarat nomor 13 dan 14 sebanarnya hanya untuk pelengkap saja, karena saya ingin membuktikan bahwa saya benar-2 kenal dengan sponsor.

Setelah semua document2 lengkap, berikutnya adalah membuat appointment melalui website VFS UK untuk penyerahan aplikasi visa. Salah satu syarat wajib untuk mengurus UK visa adalah setiap pemohon harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan) ke VFS UK di Jakarta untuk menyerahkan aplikasi visa beserta pengambilan foto dan sidik jari. Jadi memang untuk mengurus visa UK ini mau tidak mau setiap pemohon harus datang ke Jakarta.

Sewaktu apply visit visa yang pertama dan kedua saya masih di Surabaya, jadi bisa dibayangkan ‘sakit hatinya’ sewaktu visa saya ditolak. Selain uang untuk pengurusan visa yang tidak dikembalikan bila visa kita ditolak, belum lagi biaya dan waktu yang terbuang untuk PP Jakarta – Surabaya. Jadi beruntunglah saya kali ini karena sudah tinggal di Jakarta.

Setelah membuat appointment online melalui website VFS UK, barulah saya bisa datang untuk penyerahan aplikasi visa sesuai dengan tanggal dan jam yang tercantum di printout appointment.
Saya ingat pengalaman sewaktu apply visa sebelumnya, kita bisa langsung datang ke FVS tanpa perlu membuat appointment, tapi rupanya sejak tahun lalu untuk penyerahan aplikasi visa, pemohon harus membuat apointment secara online melalui website VFS.

OK, pengalaman saya mengurus visa UK akan saya sambung di part 2, karena seperti halnya pengalaman saya yang panjang dan berliku demi mendapatkan visa ke Inggris, tulisan ini akan pecah menjadi 2 bagian karena terlalu panjang. Coming soon for the update.

Welcoming 2013

year-2013-growth_~k11450826Yaayy new year is coming !! Tak terasa hari ini kita sudah memasuki tahun yang baru 2013. Buat saya rasanya baru kemarin  menulis di blog welcoming 2012 dan hari ini sudah menulis lagi untuk menyambut 2013. OK, mumpung masih di hari yang baru di tahun yang juga baru dan ada semangat untuk menulis, let me updating my blog :)

Tadi malam untuk pertama kalinya saya merayakan tahun baru di kota Jakarta. So, what did I do ?? Partying ?? No, I am not a party goer. Though there is nothing wrong to have party in new year eve. Ikutan konvoi di jalanan ?? Heck, no way !!

Sebenarnya saya ingin melihat Jakarta Night Festival di bundaran HI, tapi saya malas kalau harus terkena macet karena banyak jalanan ditutup apalagi semalam hujan pula.

Jadi, di Surabaya ataupun di Jakarta, seperti tahun-2 sebelumnya saya akhirnya memilih untuk merayakan di rumah  kost saja. Sound so boring huh ?!? Haha.. nggak juga sih. Buat saya semalam seru juga terutama pas tengah malam saat pergantian tahun. Saya naik ke rooftop untuk melihat kembang api yang silih berganti menyala, semarak menghiasi langit malam Jakarta. Untung banget, tempat kost saya punya rooftop yang cukup luas, jadi bisa menikmati semaraknya kembang api walaupun sempat diiringi gerimis juga. Mungkin ritual yang selalu saya lakukan saat malam tahun baru, menikmati kembang api yang dinyalakan orang-2 saat moment pergantian tahun.

OK, tahun baru selalu identik dengan harapan baru, resolusi baru. Tahun 2012 yang lalu meninggalkan banyak kenangan dalam hidup saya, mulai dari pindah ke Jakarta, pengalaman hidup sendiri jauh dari keluarga, traveling mulai dari Puncak, Bali sampai Phuket, semuanya menghiasi buku kenangan saya akan tahun 2012. Harapan saya untuk tahunn 2013, mungkin sama dengan kebanyakan orang, I only want everything should be better compare to last year.

Pagi tadi salah satu tweet saya sempat membaca quote untuk tahun yang baru.

Today is the 1st blank page of a 365 page book. Write a good one. ~ Bradd Paisley.

Ya, hari ini adalah halaman pertama dari 365 halaman akan hidup kita dan sekarang tergantung dari kita mau menulisnya dengan sesuatu yang indah ataukah sekedar meninggalkannya kosong tanpa sesuatu yang berarti ?

So, let’s welcoming with 2013 with new spirit to do everything better. Happy New Year 2013, hope this year will bring us a lot of happiness, good health, prosperity, peace, love and all the good things for our life. Happy New Year 2013 everyone !!

Oh my dear blog…… here is my update.

Wah lama nggak login di wordpress, hari ini pun saya login di wordpress karena ada salah satu comment yang harus  dijawab. Ah feeling so guilty karena lama baru sempat update lagi di blog. Lihat tulisan terakhir yang saya buat di bulan February tambah merasa bersalah *crying*, di tahun 2012 ini baru satu biji tulisan yang saya buat di blog.

Sebenarnya banyak banget yang ingin dibagi di blog, mulai dari pengalaman saya tinggal dan kerja di Jakarta,  sharing resep masakan sederhana ala anak kost sampai pengalaman traveling saya ke Phuket kemarin dan oh ya saya ingin sekali menulis tentang destinasi wisata favorit saya yaitu BALI !! Rasanya koq nggak adil menulis obyek wisata negara lain padahal hampir tiap tahun saya selalu liburan ke Bali.

OK, so what’s going with my life lately ?? Hahaha kayak ada yang tertarik aja menyimak kisah hidup saya.  Balik lagi ke tujuan awal menulis blog, saya tidak mau menjadikan blog saya sebagai ajang curhat tapi mungkin lebih ke sharing info-2 dan pengalaman yang mungkin saja bisa berguna buat orang lain.  Tapi terus terang saja saya nggak nyangka, ternyata lumayan juga yang nyasar ke blog saya. Kalau saya  cek di blog stat hampir tiap hari ada orang yang mampir nyasar ke blog saya dan saya lebih berbahagia lagi kalau ada yang mau meninggalkan pesan ataupun sekedar tanya-2. Pokoknya walaupun lama nggak update, saya selalu berusaha blog ini tetap active. OK, mumpung semangat menulis balik lagi, next saya mau berbagi pengalaman tentang tinggal dan kerja di Jakarta untuk pendatang seperti saya. Ahh.. it is really good finally I have time (or effort ??) to update my blog !!