OK, saya lanjut tulisan saya sebelumnya tentang pengalaman mengajukan aplikasi UK Visa.
Setelah semua document2 lengkap, selanjutnya saya bisa datang ke VFS untuk mengajukan aplikasi visa sesuai dengan jadwal appointment yang sudah saya dapatkan. VFS UK terletak di Plaza Asia lantai 22 di Jalan Sudirman, persis di depan Gelora Bung Karno dan FX Plaza.
Setelah datang ke VFS dan memberikan form appointment ke petugas security kurang lebih 15 menit kemudian saya dipanggil oleh officer VFS yang mengurus penyerahan alplikasi dan membayar biaya visa sebesar Rp. 1.210.000, -. Besarnya biaya visa tergantung type visa yang kita apply. Selanjutnya saya masih harus menunggu untuk foto dan scan sidik jari. Info dari petugas pemrosesan aplikasi kurang lebih 1 bulan hingga ada keputusan visa kita ditolak atau dikabulkan. Untuk mengetahui status aplikasi visa, kita bisa mengeceknya melalui website VFS atau juga layanan SMS. Petugas akan memberikan resi pembayaran visa dan nanti resi ini akan kita serahkan lagi untuk pengambilan hasil visa kita.
Terus terang karena sudah pernah 2 kali ditolak, masa2 penantian kemarin saya justru lebih santai alias lebih banyak pasrah, maksud saya kalau memang ditolak ya sudah lah, mungkin bukan jodohnya untuk berkunjung ke Inggris.
Kurang lebih 2 minggu kemudian saya menerima telepon dari petugas yang mewakili UK Embassy di Jakarta untuk interview by phone mengenai aplikasi saya. Sempat kaget karena saya tidak menyangka akan ditelpon oleh embassy karena sebelum2nya memang tidak pernah. Setahu saya tidak semua applicant untuk visit visa mendapat interview dari embassy, untuk case saya yang sudah pernah ditolak mungkin pihak embassy merasa perlu untuk melakukan interview.
Awalnya petugas menanyakan kepada saya apakah ingin interview dalam bahasa Inggris atau Indonesia dan apabila saya memilih bahasa Indonesia maka dia akan bertindak sebagai interpreter dan tidak mempunyai wewenang dalam pengambilan keputusan untuk visa saya, karena sebenarnya ada officer UK Embassy yang akan melakukan interview. Karena saya lebih memilih aman-nya daripada memberikan jawaban yang salah dalam bahasa Inggris apalagi ditambah masih shock dan tidak siap akan diinterview saya memilih mengunakan Bahasa Indonesia dengan bantuan petugas interpreter tersebut.
Kurang lebih ada sekitar 10 pertanyaan yang saya harus jawab dan kebanyakan mengenai relationship saya dengan sponsor, alasan apa yang membuat dia mau mensponsori saya. Tips dari saya lebih baik kita jujur bila kekasih kita yang mensponsori untuk berkunjung dan bilang saja ada hubungan asmara (romance relationship) karena bila jawaban kita kurang memuaskan maka officer tersebut akan terus mengejar jawaban kita sampai mendapatkan jawaban yang dirasa cukup memuaskan.
Selain itu petugas juga menanyakan tujuan saya datang ke Inggris dan jujur saya jelaskan kalau saya akan liburan dan mengunjungi pacar yang bekerja dan tinggal di London. Saya juga menegaskan bahwa saya akan kembali setelah masa liburan saya selesai karena benar2 tidak ada keinginan saya untuk melanggar hukum imgirasi dan tinggal ilegal di Inggris.
Setelah interview by phone tersebut kurang lebih 3 hari kemudian saya memperoleh SMS dari VFS kalau aplikasi saya sudah selesai diproses dan bisa diambil. Untuk hasilnya apakah visa kita diterima atau dikabulkan, kita harus datang sendiri ke VFS untuk mengambil amplop berisi hasil aplikasi tersebut. Saya ingat betul saat itu saya menerima SMS sekitar jam 3 sore (VFS tutup jam 4) dan hari Jumat pula, sedangkan perjalanan dari kantor saya ke VFS di Jalan Sudirman plus macetnya bisa2 memakan waktu 2 jam sendiri, jadi mau tidak mau saya harus bersabar sampai hari Senin untuk mengetahui hasilnya. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah (lebay dikit) saat weekend saya sudah berharap untuk cepat2 hari Senin saja karena saking penasarannya hahaha.
Senin pagi akhirnya saya berangkat ke VFS. Setelah menunggu antrian pengambilan visa dan memberikan resi pembayaran kepada petugas, akhirnya petugas memberikan juga amplop yang didalamnya berisi passport saya. Saking penasaran plus deg2an sewaktu membuka amplop saya sampai gemetaran hahaha dan begitu melihat passport saya di dalamnya ada sticker UK Visa, so yaayyyy finally, UK Visa saya dikabulkan juga setelah berkali2 mengalami penolakan.
Saking senangnya saya langsung telpon ke pacar (padahal saat itu dini hari di London) dan memberitahu keluarga saya
Oh ya, UK Visa saya berlaku selama 6 bulan dan untuk multiple visit. Setelah ‘perjuangan’ mendapatkan visa selesai berikutnya saya tinggal bersiap2 untuk berangkat liburan ke Inggris, yayyy London, I am cominggg hahaha.
OK, untuk tulisan saya berikutnya, saya akan share tentang kisah liburan saya di London. Coming soon.



